Tim ITSB Kembali Membawa Medali Emas di International Young Inventors Award (IYIA)

Mahasiswa ITSB kembali memperoleh Gold Prize Medal dalam ajang kontes invensi/inovasi, The 4th International Young Inventor Award (IYIA 2017) yang diselengarakan di Jakarta, pada tanggal 22 September – 23 September 2017 oleh Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA) sebagai asosiasi inovasi perwakilan resmi Indonesia yang berafiliasi langsung ke Badan Organisasi Inovasi Dunia, International Federation of Inventors Associations (IFIA) dan World Invention Intellectual Property Associations (WIIPA).

Kontes ini diikuti oleh pelajar dan mahasiswa dengan usia maksimal 27 tahun dari sekolah dan perguruan tinggi di dunia. Tercatat ada 13 negara yang mengikuti kontes ini, yaitu Malaysia, Thailand, Sri Lanka, Jordania, Taiwan, Filipina, Mesir, Iran, Syria, India, Macao, Vietnam, dan Indonesia selaku tuan rumah, dengan total jumlah projek inovasi sebanyak 270 inovasi dan dihadiri lebih dari 700 peserta.

ITSB mengirimkan satu tim yang beranggotakan Rd. Gilang Syaeful Bahari (Prodi Teknologi Pengolahan Pulp & Kertas), selaku Ketua Tim, Tubagus Rohmatullah (Prodi Desain Produk Industri, dan Baitul Atiq (Prodi Eksplorasi Tambang), serta dua alumni Prodi Teknologi Pengolahan Pulp & Kertas, yaitu R.Akbar Ramadhan S dan Ridwan Mulya K.

Karya yang dilombakan diberi nama Pulp Herb, yaitu pulp untuk kertas yang diperoleh dari tanaman sensevieria/lidah mertua.  Pulp dari sensevieria ini dapat diaplikasikan pada banyak alternatif produk, seperti pembungkus makanan, tissue, diapers dan lainnya. Pulp Herb telah mendapatkan beberapa penghargaan pada kompetisi sebelumnya yaitu Gold Medal dan Special AwardHonour of Invention dari Toronto International Society of Innovation & Advance Skills (TSIAS), Canada, pada acara World Young Inventors Exhibition (WYIE 2017), pada bulan Mei 2017, di Kuala Lumpur, Malaysia.

 

Jika sebelumnya inovasi Pulp Herb baru mencapai tahapan penemuan alternatif material baru, dalam rangka The 4th International Young Inventor Award ini, tim ITSB berhasil mengembangkan kembali temuan inovasi tersebut dengan membuat material pulp yang tahan Api (Fire Proof), sehingga terapan material tersebut pada produk menjadi lebih luas, seperti dompet, buku, packaging, sertifikat, dan kertas untuk dokumen penting karena sifatnya yang tidak mudah terbakar Api.